Seberapa panjang cerpen horor yang pernah kamu baca? Pastinya cerpen tersebut bisa menghabiskan beberapa lembar halaman, kan. Yup, meskipun namanya cerita pendek, tapi cerpen membutuhkan beberapa halaman agar pembaca bisa mengenal betul karakter, plot, dan unsur intrinsik lainnya.
Tapi bagaimana jika ada cerpen yang sangat pendek, saking pendeknya cuma butuh 2 kalimat? Apa cerita semacam itu bisa menghibur pembacanya? Jawabnya: kenapa enggak?
Apalagi kalau “cerpen pendek” itu punya genre horor kaya 13 cerita ini
1. Knock/Ketukan Karya Fredric Brown
Orang terakhir di muka bumi duduk sendirian di dalam ruangan. Tiba-tiba terdengar ketukan dari balik pintu.
2. Kaca
Aku terbangun karena mendengar seseorang mengetuk kaca. Semula aku menyangka ketukan itu berasal dari jendela, sampai akhirnya aku sadar kala aku mendengar bunyi itu datang dari cermin.
3. Sepi
Aku tidak bisa bergerak, bernapas, berkata, atau mendengar, dan di sini selalu gelap sepanjang waktu. Jika aku tahu keadaan akan sesepi ini, aku lebih memilih untuk dikremasi.
4. Jam
Hal terakhir yang kulihat adalah jam di samping tempat tidurku menunjukkan pukul 00:17, sebelum kukunya yang panjang dan busuk menembus dadaku, sedangkan tangannya yang lain menahan jeritanku. Aku terbangun lalu duduk tegak, lega karena itu semua cuma mimpi, tapi saat aku melihat jam menunjukkan waktu 00:16, aku mendengar pintu lemari berderak terbuka.
5. Kolong Tempat Tidur
Saat aku menyelimutinya di tempat tidur, ia berkata, “Ayah, periksa apa ada monster di kolong tempat tidur.” Aku menengok ke kolong tempat tidur, dan aku melihat ia, ia yang lain, di kolong tempat tidur, menatapku sambil gemetaran dan berkata, “Ayah, ada seseorang di atas tempat tidurku.”
6. Pilihan
Setelah bekerja keras seharian, aku pulang dan melihat istriku sedang memeluk anak kami. Aku tidak tahu mana yang lebih menakutkan; melihat istri dan anakku yang sudah mati, atau ada yang menyusup masuk ke apartemenku untuk menaruh mereka di sini.
7. Kucing
Aku selalu berpikir kucingku punya masalah penglihatan, matanya selalu terlihat terpaku pada wajahku. Hingga tibalah hari itu, tatkala aku menyadari ternyata ia selalu menatap sesuatu yang ada di belakangku.
8. Anak
Anak perempuanku tidak mau berhenti menangis dan menjerit di tengah malam. Kudatangi makamnya dan memintanya untuk berhenti, tapi ia tidak mau berhenti.
9. Napas
Ia bertanya kenapa aku bernapas begitu berat. Aku tidak melakukannya.
10. Bayi
Tidak ada yang bisa mengalahkan kelucuan tawa bayi. Kecuali jika saat ini jam 1 malam, dan kau sendirian di rumah.
Sumber: Justomething.co/Creepypasta.wikia.com
Komentar
Posting Komentar